TUGAS KE 3 SIMULASI DAN PERMODELAN
1. Definisi Simulasi dan definisi model
Model adalah suatu representasi sederhana dari sebuah sistem tidak harus memiliki seluruh atribut dan harus validasi, Model adalah alat yang sangat berguna untuk menganalisis maupun merancang sistem. Sebagai alat komunikasi yang sangat efisien, model dapat menunjukkan bagaimana suatu operasi bekerja dan mampu merangsang untuk berpikir bagaimana meningkatkan atau memperbaikinya
Simulasi adalah peniruan operasi, menurut waktu, sebuah proses atau sistem dunia nyata Upaya melakukan pendekatan terhadap sistem yang nyata dengan menggunakan model. Dapat dilakukan secara manual maupun dengan bantuan komputer digunakan sebagai gambar karakteristik suatus sistem dari model yang telah dikembangkan. Mengapa harus simulasi? karena untuk meminimalisasi resiko kerugian yang besar dan kesalahan yang fatal dalam kehidupn nyata Simulasi merupakan alat yang tepat untuk digunakan terutama jika diharuskanuntuk melakukan eksperimen dalam rangka mencari komentar terbaik dari komponen-komponensistem.
2. Terangkan kondisi yang membutuhkan simulasi dan kondisi yang tidak membutuhkan simulasi
Kondisi yang membutuhkan simulasi
Keputusan operasional sedang dibuat
Proses nyata mudah digambarkan & berulang
Peristiwa & aktivitas memperlihatkan beberapa independent & variabilitas
Biaya berdampak pada kebutusan
Beban untuk percobaan lebih besar dibanding simulasi
Kondisi yang tidak membutuhkan simulasi
Permasalahan dapat diselesaikan dengan metode sederhana.
Permasalahan dapat diselesaikan secara analitik.
Eksperimen langsung lebih mudah dilakukan.
Biaya terlalu mahal.
Sumber daya atau waktu tidak tersedia.
Data tidak tersedia.
Jika verifikasi dan validasi tidak dapat dilakukan.
Jika daya melebihi kapasitas (overestimated).
Jika sistem terlalu kompleks atau tidak dapat didefinisikan.
3. Deskripsi dan kondisi Model !
Deskripsi Model untuk sebuah model yang akan digunakan, seluruh sifat-sifat relevantnya harus ditetapkan dalam suatu cara yang praktis, dinyatakan dalam suatu set deksripsi terbatas yang masuk akal (reasonably).
Kondisi Model tidak harus memiliki seluruh atribut; mereka disederhanakan, dikontrol, digeneralisasi, atau diidealkan.
4. Manfaat model setelah di validasi
Validasimerupakan langkah untuk meyakinkan bahwa model berkelakuan/bersifat seperti sistem nyatanya. Setelah divalidasi, sebuah model dapat digunakan untuk menyelidiki dan memprediksi perilaku-perilaku (sifat) sistem, atau menjawab ”what is questions” untuk mempertajam pemahaman, pelatihan, prediksi, dan evaluasi alternatif.
5. Bagaimana hubungan antara model dan sistem
Hubungan antara model dan sistem nyata realitas yang akan dimodelkan. Sistem nyata realitas adalah sistem yang sedang berlangsung dalam kehidupan, sistem yang dijadikan titik perhatian dan dipermasalahkan. Dengan demikian pemodelan adalah proses membangun atau membentuk sebuah model dari suatu sistem nyata dalam bahasa formal tertentu dan konsep model itu dilakukan sebuah program dalam model komputer
Sumber : https://onlinelearning.uhamka.ac.id/course/view.php?id=16963#section-3
Komentar
Posting Komentar